Advertisement

Dugaan Hancurnya Keuangan Daerah, Diperparah Dengan  Ke-tidak Mampuan Bapenda,  Dalam Bekerja Hingga Berujung Pada Porak-Poranda

Rokan Hilir detakgprmadi net.i  (Rabu 11/02/2026)
Dugaan hancurnya keuangan Pemerintah Daerah Pemkab Rokan Hilir, hingga saat ini masih menjadi PR besar bagi Pemerintah Daerah terutama, bagi pejabat terkait.

Dalam persoalan tersebut, saat dikonfirmasi di beberapa waktu lalu pemerintah Daerah Pemkab Rokan Hilir, melalui Fauzi Effrizal sebagai Sekretaris Daerah menyebutkan bahwa” kendala keuangan ini tersendat sebab statusnya masih menunggu transferan dari pemerintah pusat terhadap Pemerintah Daerah, tak hanya itu,kita juga mengalami defisit anggaran yang fantastis sekitar 70% dari anggaran sebelumnya”Ucap Fauzi waktu itu.

untuk itu, menanggapi persoalan tersebut, publik kini memburu hasil PAD Rohil, melalui Badan Pendapatan Daerah Pemkab Rokan Hilir.

Namun sangat disayangkan, setelah sempat sebelumnya Kepala Badan Bapenda Rokan Hilir mengatakan bahwa dirinya masih diluar Kota, hingga kini publik kemarin melakukan konfirmasi terhadap Kaban Bapenda Melalui via whatsapp-nya pada Rabu 11 Februari 2026, akan tetapi, konfirmasi tersebut,belum memiliki jawaban terkait jumlah PAD Rohil yang telah didapatkan melalui Badan Pendapatan Daerah.

Sementara itu, disisi lainnya, Organisasi Pemerintah Daerah, (OPD) hingga kini masih mengeluh, sebab beban di tahun 2025 lalu belum ada titik terang penyelesaiannya” Ucap pihak-pihak terkait.

Reporter: Handoko

Loading

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *