
Rokan Hilir.detakinformasi.net Kamis 16/10/2025 Roda Kepemerintahan Daerah Pemkab Rokan Hilir, semangkin lama, kian memprihatinkan.
Hal itu dibuktikan dengan sederetan masalah Pemkab Rokan Hilir, yang mana terakhir belakangan ini kian bergejolak, tentang roda Kepemerintahan Daerah yang di tumbuhi oleh puing-puing kehancuran pemkab itu sendiri.
Mirisnya, kejadian tersebut sampai sekarang ini diduga kuat masih berkesinambungan tanpa ada jalan penyelesaiannya.
Data menujukan, ada beberapa poin yang menyeret Pemkab Rohil dalam kehancuran diantaranya:
1) SPBU, yang terlibat sebagai Badan Usaha Milik Daerah, terakhir belakangan ini terancam padam.
2) tunda bayar masih berkesinambungan.
3) kerasnya Efisiensi di pemkab rohil tanpa ada solusi untuk tetap mendongkrak kemajuan Daerah.
4) lambatnya perjalanan infrastruktur pembangunan di tahun 2025 ini.
Begitu juga dengan nasib TPP yang keluarnya diduga tidak merata.
Menanggapi Persoalan tersebut, Publik telah mengkonfirmasi terhadap Plt Direktur Utama BUMD Rahmat Hidayat Menyebutkan bahwa ” Dana PT SPRH masih diblokir oleh pemegang saham, sementara dana SPBU kita telah kandas tanpa sisa, di tangan mantan dirut yang lama,” Ucap Plt Dirut BUMD.
Rahmat Hidayat kembali menyampaikan” Sekarang ini, pihak Inspektorat sedang melakukan audit dana SPBU, untuk itu kita berharap, dengan kejadian yang ada, bisa membuka masalah ini secara terang benderang, sehingga kita bisa mengetahui secara jelas tentang dugaan penyimpangan dana SPBU selama ini ” Ucap Plt Direktur Utama Rahmat Hidayat.
Sementara itu, jika di persoalkan, tentang nasib SPBU tersebut kedepannya,
Rahmat Hidayat menyebut” Semoga dengan segera pembukaan atas pemblokiran oleh pemegang saham, agar bisa kembali dipinjamkan ke unit usaha SPBU, sebab dana yang ada di SPBU saat ini sangat terbatas, belum lagi termasuk untuk membayar gaji / kebutuhan wajib di PT SPRH, seperti tunggakan BPJS tenaga kerja dan kesehatan, yang akan terus bertambah dengan denda, dan kebutuhan yang lain ” Pungkas Plt Direktur Utama pada Kamis malam 16 Oktober 2025.
Reporter: Handoko
![]()








Leave a Reply