Rokan Hilir detakinformasi.net (Selasa/24/03/2026)
Beginilah keadaan Keuangan Pemerintah Daerah Pemkab Rokan Hilir, dalam menghadapi segala sesuatu yang berkaitan dengan keuangan Daerah hingga kini statusnya masih terbengkalai.
Hal itu terlihat, dari beragam persoalan yang muncul di kalangan jagad media, seperti keluhan masayarakat soal minyak bersubsidi seperti pertalite, dan solar, yang mana persoalan tersebut mulai menjadi buah bibir masyarakat, sebab Badan Usaha Milik Daerah (BUMD)SPBU di batu 04, terancam lumpuh total, dan bahkan gaji karyawan petugas di SPBU hingga kini kabarnya masih terbengkalai dan belum di bayar.
Sebagai mana yang telah di ucapkan oleh salah satu pihak pekerja di SPBU terhadap publik di beberapa waktu lalu, dalam keterangannya Fandri mengatakan bahwa ” Sudah berbulan-bulan lamanya, gaji saya sebagai staff di SPBU itu hingga kini tak kunjung di bayar ” Ucap Fandri.
Sementara itu di sisi lainnya, keluhan para ASN di Rohil, tentang tak keluar masalah THR, kejadian ini dianggap sebagai salah satu bentuk, bahwa marwah Pemkab Rohil agar tetap berdiri terlihat telah tumbang sebab tak mampu menjaga kesejahteraan masyarakatnya, terutama bagi mereka yang telah mengabdikan dirinya di negeri 1000 kubah ini.
Dalam keterangan para ASN mengatakan ” THR tak keluar, TPP hanya keluar 1 bulan, apa yang bisa kami lakukan, dan bagaimana nasib kami setelah ini ” Ucap lirih dengan nada sedih.
Belum lagi kasus tunda bayar, yang terjadi di tahun 2025 lalu, hingga kini tak kunjung selesai.
Menanggapi persoalan tersebut, publik kembali melakukan konfirmasi melalui whatsapp terhadap PLT Kepala BPKAD, akan tetapi belum memiliki jawaban sama sekali.
Sementara itu, Ketua Tim Anggaran Pemerintah Daerah, ( TAPD Rohil) Fauzi Effrizal menyebutkan bahwa” Pihaknya akan kembali melakukan koordinasi terhadap Pemerintah Provinsi Dan Pusat tentang hancurnya keuangan daerah ini ” Pungkas Fauzi melalui via whatsapp pada Selasa siang 24 Maret 2026.
Reporter: Handoko
![]()










Leave a Reply